Makan kerang Rebus Berlebihan, Amankah untuk Konsumsi

Apakah anda termasuk pecinta makanan laut selain ikan atau cumi-cumi, udang, kerang adalah termasuk hasil laut yang termasuk digemari masyarakat. Ada berbagai jenis kerang yang ada ditemukan diindonesia seperti kerang darat, kerang bambu dan kerang hijau, Semuanya bisa di nikmati dihampir setiap kedai makanan laut dengan harga yang cukup terjangkau.

Meskipun bercangkang keras pengolahan kerap tidak cukup sulit setelah direbus beberapa menit, Kerang sudah bisa diolah menjadi beberapa jenis makanan yang dicampur beberapa bumbu dan membuat kerang semakin nikmat saat disantap, seperti kerang saus tiram atau dengan bumbu khas nusantara seperti saus padang. Rasa yang pedas dan gurih dicampur sama kerang membuat sajian kerang makin menambah selera makan dan makan kerang rebus berlebihan, amankah untuk Konsumsi.

Tidak hanya itu kerang juga diolah menjadi makanan cemilan sehari-hari seperti kerupuk. Kehadiran dimaraknya sajian laut lalu tersebar beberapa rumor negatif yang cukup percaya oleh masyarakat seperti dapat meningkatkan vitalitas, Menimbulkan alergi dan juga menimbulkan kolesterol jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, Namun benarkah demikian, lalu bagaimana cara menikmati kerang yang benar, Ada baiknya anda simak penjelasan berikut ini.

Mitos atau Fakta mengenai seputar Kerang

  1. Bahwa kerang mentah mengandung racun, Memang kerang mengandung racun tapi kita harus tahu dulu dari mana asalnya. Ada yang dari laut, secara alami memang ada seperti logam berat mercury, arsenik. Itu pasti ada cuma seberapa banyak yang dapat menimbulkan racun itu. Paling baik adalah cara pemasakannya harus matang, cuci  bersihdulu sebelum di masak dengan air yang mengalir.
  2. Efek kandungan logam berat dalam kerang ijo dapat menyebabkan kerusakan fungsi hati, Memang didalam kerang atau siput lainnya, logam berat memang ada terkandung dalam kerang, bahwa yang harus diketahui pada siput lainnya, kerang paling sedikit terkontaminasi logam berat.
  3. Protein pada kerang dapat membentuk masa otot, Benar karena 50 sampai 60 persen nya dalam kerang terkandung protein.
  4. Bolehkah ibu hamil makan kerang, Untuk ibu hamil boleh saja mengkonsumsi karena sebagai pengganti lauk pauk protein hewani, hanya saja dibatasi misal satu minggu sekali, dalam satu minggu tidak hanya makan makan kerang tapi dengan makan lauk yang lainnya, Dan dengan cara pemasakan yang benar.
  5. Kerang rebus yang cangkangnya sulit dibuka mengandung racun, ini adalah mitos.
Cara memilih kerang yang sehat dan bagus berkualitas
Saat ingin membeli kerang yang ada dipasar atau disupermarket, Anjurkan untuk memilih kerang yang masih segar fresh. Ciri-cirinya adalah :
  1. Tidak berbau busuk.
  2. Tidak memiliki lendir.
  3. Dan cakangnya masih tertutup rapat atau tidak terbuka.
  4. Jika sudah dikeluarkan dari cangkangnya dagingnya terasa kenyal.
  5. ketika dipegang.
Cara memasak kerang rebus.
  • Kenali jenis kerang yang akan dimasak, Banyak sekali jenis kerang yang dapat kita konsumsi misalnya kerang yang sering dipasarkan seperti kerang dara dan hijau. Kerang dara adalah jenis kerang yang memiliki cangkang yang cukup keras, bentuknya bulat kecil sama persis seperti kerikil. kerang hijau memiliki cangkang lunak, warnanya hijau, ukurannya lebar dan gepeng.
  • Pilih kerang yang masih, segar, lebih jelasnya sudah jelaskan diatas cara  memilih kerang yang sehat unttuk dikonsumsi.
  • Teknik pemasakan, Dalam teknik pemasakan ini kita bisa memilih dengan cara direbus atau ditumis. Saat memasak kerang jangan terlalu matang atau terlalu matang karena cangkangnya akan sulit untuk dibuka. Masaklah dalam suhu api yang sedang supaya daging matang merata dan tidak cepat keras.
  • Beri bumbu tambahan seperti saus, Bumbu yang dapat ditambahkan untuk menambahkan cita rasa, seperti saus khas seafood dan jika anda mempunyai selera pedas bisa menambahkan saus padang dan yang tidak suka pedas bisa menambahkan saus mentega dengan tambahan perasan lemon, cacahan bawang, dan daun bawang.
Hal yang perlu diingat sebelum konsumsi kerang yaitu pastikan bahwa anda tidak memiliki alergi kerang dan penyakit asam urat.

0 Response to "Makan kerang Rebus Berlebihan, Amankah untuk Konsumsi"

Catat Ulasan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel