Gigi Berlubang Memicu terjadi Serangan Jantung hingga Stroke

Gigi Berlubang Memicu terjadi Rerangan Jantung hingga Stroke
Menyikat gigi rutin dalam dua kali sehari adalah kegiatan sederhana yang cukup penting untuk mendapatkan gigi dan gusi tetap sehat, selain menjaga nafas tetap sehat anda akan terhindar dari berbagai penyebab penyakit gigi seperti plak, gigi berlubang, bahkan radang gusi atau gusi berdarah. Diakbiatkan karena adanya penimbunan dan plak atau sisa makanan pada gigi yang berdampak buruk bagi kesehatan gigi.

Namun tidak sedikit masyarakat menganggap sepele sakit gigi dan enggan melakukan pemeriksaan secara rutin, cukup menambal atau mencabut gigi, tahukah anda pembaca setia DokterPure, kurang terjaganya kesehatan gigi dan mulut bukan hanya berdampak pada gigi itu sendiri, bila tidak ditangani secara serius sakit karena gigi berlubang atau gusi berdarah bisa memicu anda terkena serangan jantung hingga stroke.

Macam-macam penyakit gigi dan Mulut.


  1. Jadi fokusnya ke infeksi gigi dan mulut, Jadi infes yang terjadi disebabkan karena kuman sering kali orang-orang merasa giginya sehat, tidak sakit. Tapi ternyata banyak penyakitnya walaupun tidak menimbulkan rasa sakit contohnya pada lubang gigi, tidak semua menimbulkan sakit tetapi lubang itu sendiri sudah merupakan suatu infeksi.
  2. Penyakit pada gusi, misalkan terkena gusi berdarah, kemudian karang gigi yang menempel didekat gusi sehingga menyebabkan gusinya menjadi berdarah.
  3. Gigi atas kalau dicabut ternyata bisa menyebabkan kerusakan saraf mata, Mitos karena justru kalau ada gigi atas yang busuk yang infeksi tidak bisa dicabut, Justru bisa menyebabkan bakteri kemana-mana termasuk kemata. Pengertiannya kita balik bukan cabut gigi atas itu berbahaya untuk mata tapi kalau tidak dicabut malah berbahaya.
  4. Bisa disembuhkan dengan Analgesik, Kalau bilang disembuhkan itu mitos karena analgesik atau obat penghilang nyeri itu hanya menghilangkan gejala tapi infeksinya tidak hilang. Penyebabnya tidak diatasi karena yang bermasalah infeksinya kalau nyeri akibat dari infeksi.


Bahwa seluruhan bagian pada gigi kita ini ada hubungannya dengan aliran darah, jadi kalau ada lubang pada gigi kita bakteri itu masuk kedalam aliran darah beredar dalam darah, itu yang dinamakan bakterinial. Jadi artinya kuman yang ada gigi bisa masuk ke pembuluh darah dan beredar keseluruh tubuh dan menyebabkan gangguan ke organ lainnya termasuk jantung, bakterinya itu
menempel dijantung yang sudah punya kelainan contohnya kelainan dikatup jantung atau kelainan bawaaan itu sangat rentang untuk ada infeksi disana, Jadi nanti kumannya nempel dikatupnya, rematik jantung atau ditempat kelainan jantungnya, bikin infeksi disana. Untuk memliki jantung yang sehat resikonya rendah.

Kalau sakit gigi meski ditunggu dulu, tidak boleh dicabut langsung? 
Itu tergantung pada kondisinya meski sakit banget tapi sebenarnya bisa bertahankan. Dokter gigi selalu punya prinsip semakin lama gigi itu bisa bertahankan semakin bagus tapi kalau sebuah sisi akar tidak ada lagi mahkotanya sudah tidak bisa dirawat lagi itu baru dicabut. Jadi yang terpenting infeksinya sudah hilang, baik dalam bentuk ditambal, dicabut atau perlu perawatan yang terpenting sudah tidak infeksi lagi.

Bagaimana jika infeksi bateri tidak diatasi, Ini bakal lari kemana selain ke jantung?
Kalau sudah terinfeksi dijantung itu sudah cukup berat, tingkat kematiannya cukup tinggi, nanti bakterinya bisa keseluruh seperti lari ke otak, lari ke kaki menjadi pembuluh kaki, aliran darah perut jadi rasa nyeri hebat. Kesimpulannya jika jantung terinfeksi ke jantung komplikasinya jadi lebih panjang, obatinya lebih lama dan jadi susah.

Tanda-tanda jika sudah terinfeksi kejantung.

  1. Demam dalam waktu lama.
  2. Tidak ada keluhan digigi.
  3. Sesak nafas.
  4. Disertai gigi yang banyak lubangnya.

Cara agar bakteri tidak menyebar kemana-mana?
Sebetulnya lubang gigi itu sendiri harus ditambal, dan sayang sekali belum ada cara yang bisa rekomendasikan untuk mengatasi lubang gigi serta lain. Carilah dokter gigi terdekat, manfaatkan BPJS kesehatan bisa dipuskesmas, karena puskesmas ada dimana-mana dan dibiasakan berkunjung kedokter gigi 6 bulan sekali kalau tidak bisa minimal 1 tahun sekali. Jadi perlu itu kita cek untuk bersihkan karang gigi kemudian kita cek adakah yang berlubang.

0 Response to "Gigi Berlubang Memicu terjadi Serangan Jantung hingga Stroke"

Catat Ulasan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel