Gejala-gejala Andropause yang dialami Setiap Pria

Gejala-gejala Andropause yang dialami Setiap Pria
Andropause adalah kondisi usia pria tengah baya yang memiliki gejala, keluhan yang mirip dengan menopause pada wanita, perbedaanya adalah menopause pada wanita memiliki tanda pasti yaitu berhentinya siklus menstruasi sedangkan pada pria yang mengalami andropause tetap memiliki kemampuan menghasilkan sperma, hanya saja terjadi penurunan seperti hubungan intim dengan pasangan.

Secara harvia andropause adalah berhentinya fungsi visiologis pada pria, atau bisa digolongkan sebagai penyakit degeneratif pria, jika pasangan anda mulai menunjukan gejala andropause itu adalah hal yang wajar dan tidak bisa dicegah, beberapa pria yang mengalaminya lebih sensitif karena itu sabar adalah kunci untuk menghadapinya dalam masa andropause.

Jadi andropause itu adalah masa dimana visiologis pria menurun, pada pria itu berbeda dengan wanita, kalau wanita berhentinya siklus menstruasi kalau pria lama kelamaan semakin turun sehingga kadang ketika mulai itu tidak meminta pertolongan atau bantuan medis, andropuse biasanya dimulai dari berumur tiga puluh tahun atau tiga puluh lima tahun disitu proses lama makin lama menurun.

Apa yang terjadi dengan libido?
Dengan andropause artinya testeron menurun, testeran itukan akan meningkatkan otot, masa tulang, hasrat hubungan intim, tumbuhnya rambut dan lain, karena testeron menurun otomatis liberonya dan ereksinya juga ikut menurun, jadi akan turun secara berlahan seiring berjalannya usia.

Berkurangnya testeron membuat hormon pria semain nyata, ternyata mulai menurun diusia tiga puluh tahun?
Jadi ini masa yang paling tinggi testeron pada umur dua puluhan, dan akan turun secara normal, disini diumur tiga terlihat gejala dari mood menurun, penumpukan lemak diarea perut, sehingga dari umur 30 tahun sampai menuaiannya otomatis akan meningkatkan berat badan, hasrat hubungan intim menurun.

bahwa pada pria itu walaupun hasil spermanya berkurang namun cairan maninya itu tidak berkurang, menandakan bahwa walaupun testeronnya menurun tapi andropause masih tetap bisa hubungan intim secara normal.

Merasakan hal ini apakah masih bisa mempunyai anak?
otomastis kalau kadar testeron menurun maka spermanya menurun otomatis kemungkinan mempunyai anak akan menurun juga.

Yang paling pertama mempengaruhi mood adalah hubungan intim tadi, karena sudah menurun hubungan tidak bisa ereksi sehingga moodnya juga akan tertekan apalagi pasangannya juga menuntun, apalagi diluar itu juga pun mood lainnya seperti waktu bekerja jadi cepat lelah.

Cara memperlambat proses andropause
jadi kalau andropause itu kan vitalitasnya menjadi berkurang sehingga kalau masa paling tinggi testeron pada umur 20 an otomatis penurunyapun akan lebih lama, kalau dari dulunya pola hidupnya bagus makan minuman tidak merokok dan konsumsi alkohol akan lebih lama menunda gejala andropause tadi.

Andropause harus dinilai dari kadar testeron dan bukan berarti kalau gemuk gejala andropause, jadi kalau ada orang misalnya aduh gemuk apakah saya timbul andropause, cara yang paling tepat dengan mengetahui kadar testeron, demikian Gejala-gejala Andropaus yang dialami Setiap Pria, semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung.

0 Response to "Gejala-gejala Andropause yang dialami Setiap Pria"

Catat Ulasan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel