Cara menentukan Ikan asin Berkualitas agar terhindar Bahan Pengawet Berbahaya

Cara menentukan ikan asin berkualitas agar terhindar bahan pengawet berbahaya
Beragam makanan khas daerah seperti sayur asem dan sayur lodeh paling enak ditemani dengan lauk lainnya yaitu dengan ikan asin, siapa yang tidak menyukai makanan yang satu ini, rasanya yang gurih pada rasa ikan asin biasanya didapat meningkatkan selera makan anda.

Ikan asin juga sangat mudah untuk dijumpai seperti dipasar tradisional hingga pasar modern, beragam jenis ikan diolah menjadi ikan asin seperti ikan gabus dan ikan teri yang dikenal masyarakat karena mudah diolah menjadi masakan ikan merupakan menu masyarakat rumahan dengan cita rasa yang lezat.

Namun tahukah anda bahwa pengolahan ikan asin menentukan kualitas dari ikan asin tersebut agar dapat terhindar dari bahan pengawet yang berbahaya, penasaran bukan berikut penjelasannya.

Mitos atau fakta mengenai ikan asin

  • Kandungan garam yang tinggi, ini benar sekali karena itukan dibuat dengan memberikan konsentasi garam yang tinggi dan tujuannya untuk mengawetkan, sebetulnya dalam satu porsi ikan asin kandungan garamnya sudah hampir setengah dari kebutuhan harian kita, kalau dilihat garam itukan NaCL Natrium Clorida, natriumnya itu dalam satu porsi sudah sekitar 1000 miligram dan kebutuhan kita cuma sekitar 2300 jadi sudah konsumsi ikan asin seperti itu setengah dari kebutuhan kita sudah dipenuhi disitu.
  • Rentan terkena logam berat, karena ikan dilaut kemudian banyak tercemar logam berat sehingga bisa masuk kedalam ikan yang kita makan juga, dan itu memang benar, memang sulit untuk membersihkan logam berat itu dari makanan seperti itu, jadi memangkan ikan asin dianjurkan tidak terlalu sering untuk konsumsinya, sebetulnya logam berat itu efeknya akumulasi tertimbun dan tertimbun, dan dampaknya bermacam misalnya sering konsumsi dan dia menumpuk atau terakumulasi didalam tubuh kita dampaknya bisa ke ginjal dan sistem saraf pusat, jadi memang kita harus bijaksana kapan mau makan makanan yang istilahnya nilai nutrisinya tidak terlalu menguntungkan sebenarnya, tapi kita ingin itu enak.

Ikan asin apakah masih ada nutrisinya?

Kalau kita ngomongin ikan biasanya kita bicara tentang protein, kalau diasinkan apakah masih ada proteinnya?, nilai proteinnya masih ada, cuman memang kadar kandungannya tidak terlalu tinggi dibandingkan ikan yang masih segar.

  • Mengandung bahan pengawet, sebetulnya ikan asin ini kan pengolahannya dikasih garam tapi banyak sebagian beberapa orang yang mencampurnya dengan bahan pengawet seperti formalin, dan itu memang benar, jadi ada beberapa penelitian yang dia melihat apakah dari ikan asin yang dijual dipasar itu mengandung formalin atau tidak, memang betul ada yang mencampurkan formalin, jadi sebetulnya formalin itu bahan yang tidak boleh ditambahkan dalam makanan.

Cara mengenali ikan asin yang dicampurkan formalin.
  • Biasanya makanan diberikan formalin itu kalau yang kita lihat dari bahan mentahannya warnanya homogen putih bersih cerah, sedangkan yang tidak mengandung formalin tidak homogen ada warna bagian sedikit kecoklatan, itu dilihat kalau secara fisik.
  • Bau dari ikan asinnya biasanya sudah menurun, dan tidak dihinggapi lalat.

Cara mengurangi bahan pengawet yang terkandung dalam ikan asin
Ada yang merekomendasikan untuk direndam selama satu jam didalam air, jadi formalin itukan larut dalam air jadi diharapkan direndam selama satu jam formalinnya itu akan keluar, tapi tetap tidak 100% hilang, hanya mengurangi.
Ingat juga bahwa ikan asin karenakan proses pengolahan biasanya mengandung zat kasikokenik penyebab kanker, jadikan memang sudah ada banyak penelitian yang membuktikan kalau dia itu terkait faktor resiko penyakit kanker nasofaring.

Nasofaring itukan didaerah hidung dan tenggorokan, tapi belum sampai berapa banyak makan sih yang meniimbulkan kanker, tapi meningkatkan faktor resiko aja, dan ngomong tentang asin makan ikan asin yang kebanyakan bisa juga memicu darah tinggi dan kemudian darah tinggi kalau berkepanjangan bisa memicu angin duduk.

0 Response to "Cara menentukan Ikan asin Berkualitas agar terhindar Bahan Pengawet Berbahaya"

Catat Ulasan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel