Bahaya Ngorok Tandai Bermacam Penyakit Serius

Bahaya Ngorok Tandai Bermacam Penyakit Serius








Mendengkur atau mengorok adalah hal yang sudah biasa sebagian orang ketika tidur, bagi anda para pendengkur kondisi ini memang tak mengganggu tidur anda namun dengkuran anda bisa menjadi amat menggangu orang yang ada disekitar, meskipun tidak terlalu berbahaya tidur mendengkur suatu hal yang buruk, bisa ditandai penyakit serius banyak  dan menimbulkan masalah.

Tahukan anda mendengkur bisa menjadi tandanya penyakit serius seperti gangguan tidur, stroke, tegangan darah tinggi, obesitas hingga penyakit jantung, maka dari itu harus diatasi dengan tuntas, selain itu jika anda mendengkur terus tentu akan berdampak keharmonisan rumah tangga.

Sebagian pasangan bahkan ada yang memutuskan untuk tidur berpisah, terutama jika pasangannya mendengkur yang kronis, lebih parah lagi, mendengkur juga menurunkan libido seksual dan menyebabkan disfungsi ereksi, oleh karena itu jangan abaikan kebiasaan mendengkur, jika ditangani dengan cepat dan tepat, hal sepele ini bisa berdampak serius bagi hidup anda.

Tidur dengan miring bisa menghilangkan dengkuran?
Sebenarnya tidak selalu hilang tergantung penyebabnya, tergantung sumbatannya, misalnya sumbatannya karena lidah yang besar jatuh kebelakang, kalau posisi miring lidah itu menjadi tidak jatuh itu mungkin dapat memperbaiki, tapi kalau penyebabnya terkena amandel besar atau hidungnya sempit, mau miring kanan atau kiri pun tidak akan pengaruh, bahkan tengkurap pun akan tetap mendengkur jadi tergantung penyebabnya

Mendengkur murni memang hanya karena lidah biasanya terjadi pada orang tua yang lidahnya suka jatuh kebelakang, dan terlentang dan pada saat tidur miring itu tidak terjadi, itu baru hilang ngoroknya atau paling tidak berkurang.

Mekanisnya kenapa bisa sampai mendengkur?
jadi prinsipnya terjadi karena adanya sumbatan yang bisa sebagian fatal pada saluran nafas atas dimulai dari lubang hidung sampai tenggorokan atau laring, sampai situ.

Timbulnya suara yang biasa mengganggu?
Terjadi akibat udara yang melewati tempat sempit dan terjadi turbulensia atau udara berputar sangat cepat, karena tarikan yang keras sehingga langit lunak bergetar keras dan menimbulkan bunyi, kalau memang sumbatannya kecil sekali mungkin terjadi semakin keras.

Bahaya tidak, dengkuran yang keras sekali?
Jadi ada mendengkur yang mungkin tidak berbahaya dalam secara medis, karena ada yang disebut mendengkur yang sekali kali terjadi, tapi yang setiap tidur mendengkur, dan setiap posisi, itu artinya sumbatannya sudah cukup berat bahkan bisa terjadi yang disebut osas yang berhenti nafas saat tidur dan memang terjadi secara periodik karena pada saat berhenti itu kadar oksigen dalam darah akan turun sehingga CO2 akan naik, yang membangunkan dia untuk bernafas lagi itu CO2 yang tinggi.

Penjelasan nafas yang normal dan nafas yang terganggu.
Nafas yang normal seharusnya perlu melewati lubang hidung terus melewati belakang hidung, masuk ketenggorokan ke laring hingga sampai ke paru-paru tidak ada hambatan itu yang baik, biasanya hampir tidak ada sama sekali suara dengkuran.

Tapi jika ada sumbatan dari hidung atau hidung kita sedang tersumbat karena pilek, kita mungkin bisa mendengkur, itu nafasnya sudah terhambat, walaupun sekali kali yang kita sebut kadang saja mendengkurnya.

Bentuk pencegahan
Jadi prinsip untuk menanganinya sesuai penyebabnya, kita harus membuat saluran nafas itu menjadi lapang, untuk melapangkan prinsipnya membetulkan yang artinya mengkoreksi dan harus tindakan operasi contohnya tulang hidung membengkok harus diluruskan dan kalau adanya amandel, harus dibuang.

Dalam posisi tidur
Kalau terkait ngorok tidak dianjurkan penggunaan bantal yang tinggi, karena menimbulkan leher menjadi tertekuk

Jadi kita sudah tahu bagaimana, bahwa penyakit ngorok bisa diakibatkan karena penyakit dan bisa mengakibatkan penyakit lain yang berbahaya, jadi jangan dianggap remeh dan mengdengkur ini sudah mengganggu lain maka sebaiknya segera diperiksakan.

0 Response to "Bahaya Ngorok Tandai Bermacam Penyakit Serius"

Catat Ulasan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel