Tips Cara memilih Minyak Goreng Terbaik untuk Kesehatan

Tips Cara memilih Minyak Goreng Terbaik untuk Kesehatan
Dalam kehidupan sehari hari minyak goreng salah satu kebutuhan rumah tangga yang cukup penting untuk digunakan dalam pengolahan berbagai jenis makanan, juga berbagai macam kandungan selain digunakan untuk menggoreng.

Tidak sedikit masyarakat yang beranggapan minyak goreng baik dikonsumsi oleh ibu hamil karena  dianggap dapat membantu cara proses kelahiran apakah benar, namun jenis minyak goreng seperti apa yang baik untuk digunakan, dan baikkah jika digunakan secara berulang kali.

Mitos mengenai minyak goreng
  1. Melancarkan proses persalinan.
  2. Sebabkan kolesterol dan risiko jantung, jadi minyak goreng yang dipakai secara berlebihan terutama untuk menggoreng itu bisa menyebabkan kadar kolesterolnya naik bukan berarti mengandung koleesterol tapi komponen asam lemak didalamnya minyak goreng bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.
  3. Minyak goreng dari kelapa bagus untuk kulit dan rambut, memang ada beberapa penelitian yang menyebutkan bahwa yang diaplikasikan ke kulit dan rambut bisa memperbaiki kondisinya tapi sebenarnya tidak  konsisten hasilnya, ada minyak tersendiri.
Tiga jenis lemak yang terkandung dalam minyak goreng
  1. Lemak jenuh (saturated), contoh : mentega, lemak babi, margarin, minyak kelapa, kelapa sawit, safflower, biji sawit, secara fisik padat dalam kondisi ruangan.
  2. Lemak jenuh ganda (polyunsaturated fat), contoh : canola, biji bunga matahari, kacang walnut, secara fisik cair bahkan jika disimpan dalam lemari pendingin.
  3. Tak jenuh tunggal (monounsaturated fat), contoh : Zaitun, kacang, secara fisik cair dalam suhu ruangan namun berubah semi padat (keruh berawan) dalam lemari pendingin.

Minyak kelapa sama kelapa sawit manakah yang lebih baik

Sebenarnya semakin banyak kandungan lemak jenuhnya dia maka akan semakin stabil artika ketika dipanaskan tidak akan banyak terurai, kalau digunakan untuk goreng kering biasa menggunakan canola.

Minyak yang tidak untuk menggoreng adalah minyak zaitun, jadi ketika dipanaskan untuk menggoreng kering bisa berubah bentuk menjadi trans, dan bisa digunakan hanya menumis dan cita rasa saja dan jangan sampai dipanaskan dalam suhu tinggi.

Ada juga minyak wijen, yang biasa digunakan chef untuk aroma makanan contohnya dalam pembuatan makanan jepang seperti mie ramen dan digunakan hanya sedikit saja, kandungan sendiri dari wijen ini lebih banyak yang asam lemak tidak jenuh ganda jadi memang benar bahwa digunakan untuk tambahan cita rasa saja sama seperti wijen.

Kentungan menggunakan minyak zaitun, lebih tinggi kandungan asam lemak tidak jenuh tunggal, dan banyak sekali kelebihan, bisa mengatasi kondisi rasa sensisulin, bisa meningkatkan kolesterol baik atau HDL, dan berapa banyak minyak yang harus kita konsumsi dalam sehari, rata rata berjumlah ada patokan enam sendok perhari.

Tips cara memilih minyak goreng terbaik untuk kesehatan 

  • Harus perhatikan kandungannya, semakin tinggi asam lemak jenuhnya semakin buruk untuk kesehatan, berarti yang dipilih adalah minyak yang banyak asam lemak tidak jenuh.

Didalam minyak itu ada yang kita sebut masih mentah dan yang belum dimurnikan, biasanya titik didihnya lebih rendah dan kalau minyak yang sudah dimurnikan titik didihnya lebih tinggi, semakin tinggi akan semakin aman untuk digunakan untuk memasak.

0 Response to "Tips Cara memilih Minyak Goreng Terbaik untuk Kesehatan"

Catat Ulasan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel