Akibat Sering Konsumsi Ayam Broiler

sering konsumsi ayam boiler
Ayam merupakan salah satu lauk pauk yang amat digemari masyarakat, selain rasanya yang enak daging ayam juga memiliki manfaat sebagai sumber protein hewani, dipasar kita bisa menemukan dua jenis ayam yaitu ayam negeri atau broiler dan ayam kampung.

Harga ayam kampung lebih mahal dibandingkan ayam negeri sehingga pada umumnya konsumen lebih memilih ayam negeri, namun masyarakat indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan kabar yang menyebutkan kalau mengkonsumsi ayam negeri dapat mengancam kesehatan, mulai dari ayam berformalin, tiren, disuntik air, hingga disuntik hormon dan antibiotik, semua merugikan kesehatan konsumen, benarkah demikian sebelum anda memutuskan, ada baiknya pahami dahulu pembahasan berikut ini.

Perbedaan ayam negeri dan ayam kampung dari segi gizi.
Kandungan proteinnya sama, tapi lemaknya memang ayam negeri lebih tinggi dari ayam kampung hampir dari dua kali lipatnya, karena ayam kampung yang diternakan secara tradisional makannya biji bijian sementara ayam negeri hasil persilangan ayam import ayam kampung, memang persilangannya dengan produktifitas yang tinggi, dari secara fisik ayam negeri jauh lebih besar dari texture badannya dan kemudian lebih cepat untuk pertumbuhannya untuk dijadikan siap santap, dari lima sampai delapan minggu dan memiliki kalori yang lebih tinggi, kandungan vitamin dan mineralnya hampir sama.

Mitos atau fakta mengenai ayam broiler
  1. Makan ayam negeri atau broiler dapat meningkatkan resiko kanker, dikatakan belum bisa dijadikan fakta, apakah kedepannya akan ada penelitian lebih lamjut, tapi kanker itu multifaktorial jadi yaitu banyak faktor yang memicu terjadinya kanker, mulai dari genetik kemudian faktor lingkungan, mulai dari makanan dan gaya hidup, sekarang belum ada penelitian tentang ayam brolier dapat menyebabkan resiko kanker.
  2. Makan atau pakannya tidak alami atau ada campuran obat kimia, untuk pakannya memang dikhususkan supaya daging berukurannya lebih besar, namun untuk campuran obat kimia sebetulnya seperti diindonesia pakannya sudah diatur sama menteri pertanian bahwa tidak diperboleh memberikan obat obatan termasuk antibiotik kepada hewan, hanya untuk tujuan terapi misal hewannya sedang sakit mau tidak mau harus diberikan antibiotik, sebetulnya tidak semuanya sudah diatur mulai dari peternakannya, pemotongan sampai distribusi.
  3. Jangan beli sayap, leher, kaki, karena itu tempat peternak menyuntikkan hormon pertumbuhan, Sebetulnya memang ini masih menenukan apakah disuntik hormon pertumbuhan atau tidak, tapi dipasaran biasanya disuntikkan air tujuannya meningkatkan berat ayam, jadi hati hati saat membelinya, dilihat ayamnya tampak kecil tapi kekita ditimbang berat kita harus curiga.
Cara mengolah daging ayam supaya tetap sehat.
Sedikit mungkin kita tidak menambahkan minyak ataupun santan karena pastinya menambahkan kalori, untuk pemrosesannya bisa disetim atau direbus, disarankan kalo pake minyak, minyak wijen memang lebih kenabati.

Jadi kesimpulannya kita untuk memilih konsumsi daging ayam boiler atau kampung itu adalah pilihan karena dari harga juga beda dan harus kita waspadai dari kandungan lemaknya, kita juga bisa mengsiasati lemaknya dengan membuang kulitnya, sedikit tambahan untuk memilih daging ayam dipasaran, disaat kita tekan daging ayam akan balik lagi atau tidak, kalau tidak balik lagi, bisa saja ditambahkan formalin, atau memang ayamnya bukan ayam yang segar ketika dipotong.

0 Response to "Akibat Sering Konsumsi Ayam Broiler"

Catat Ulasan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel