Baikkah konsumsi makanan enak sehat didalam produk kemasan plastik

baikkah konsumsi makanan enak sehat didalam produk kemasan plastik
Makanan yang paling nikmat sehat tentu makanan diolah secara langsung, namun di era serba cepat seperti saat  ini, terkadang kita membutuhkan makanan yang praktis, mudah dibawa dan dikonsumsi kapan pun, maka tidak dapat dipungkiri kehadiran makanan kemasan ditengah masyarakat ini cukup membantu, hampir berbagai jenis makanan dan minuman banyak tersaji dalam bentuk kemasan seperti susu, makanan atau minuman ringan dan sebagainya.

Namun pernahkah anda memperhatikan komposisi makanan yang tertera pada kemasan, dan apa dampak dalam terlalu banyak mengkonsumsi makanan kemasan.

Cara memilih makanan enak sehat kemasan yang aman?
Jadi makanan kemasan itu sebenarnya makanan yang kemudian ditempatkan dalam kemasan bisa dalam plastik, kaleng kemudian yang sebelumnya kedap udara sebelum dimasukkan mereka melalui proses bahan makanannya itu diolah terlebih dahulu terus melalui sterilisasi pemanasan atau dalam bentuk apapun, lalu baru ditempatkan dalam kaleng, didalam kemasan ada yang setengah matang dan ada juga yang sudah matang.

Dalam proses sterilisasi caranya banyak, mungkin dipanaskan terlebih dahulu kalau dilihat dari segi aman, cukup aman tergantung cara memilihnya bahan makanan tersebut.

Apakah ada perbedaan makanan yang di produksi dari kemasan kaleng, plastik atau kaca?
Sebetulnya tidak ada perbedannya antara semua tempat ini adalah kedap udara, bagaimana caranya memilih yang aman dan yang benar misalnya, kalau kita memilih bentuk makanan, pertama milih komposisi, kita harus tahu  nutrisi, gizinya baik atau tidak, komposisi yang biasanya pada label bahan makanan, dan apakah mengandung karbohidrat.

Bagaimana cara membaca labelnya?
Kandungan gizinya yang perlu diperhatikan, yang ada biasanya pertama kita lihat adalah dalam informasi nilai gizi dan tentu takaran nilai gizinya dalam satu saji atau dalam satu kemasan artinya dalam satu kemasan ini mungkin berisi empat sajian atau lebih yang tertera informasi nilainya adalah jumlahnya persajian itu harus dipertimbangkan, kemudian kalo sg itu jumlah kalorinya, sebagian besar dari mana, apakah dari fet atau dari kerbohidrat tertera pada label informasi nilai gizi.

Sebetulnya energi yang banyak itu dari karbohidrat, protein atau lemak untuk suatu kemasan?
Jawabannya tergantung, kalo misalnya kita lihat harus mempertimbangkan keseimbangan gizinya atau hanya sebagai penunjang, kalau kemudian yang harus diperhatikan pada kandungan nilai gizi adalah yang harus dibatasi dan perlu diingat sepeti lemak, natrium, kemudian kolesterol.

Misalnya lemak total dalam sajian tekandung dua gram persajian, yang harus diketahui berapa sih yang kita butuhkan dalam satu hari, kemudian ada natrium, natrium itu misal disebutkan sepuluh gram seratus lima puluh miligram, direkomendasikan dibatasi dua ratus tiga puluh miligram dalam satu hari setara dengan lima gram garam atau satu sendok teh kecil, Kemudian kandungan gula biasanya dalam setiap nilai gizi juga ada karhohidrat berapa yang didapat dari glukosa dan serat.

Salah satu cara untuk pengawetan makanan adalah dengan menambahkan garam, gula, atau bahan tambahan pangan, kembali ke rekomendasi dua ratus tiga puluh miligram sepertinya itu hanya untuk gula dan bumbu, justru seharusnya untuk mengurangi jumlah kandungan garamnya bisa kita buka dan bersihkan dengan mencuci untuk mengurangi jumlah kandungan garam.


Mitos dan fakta makanan dalam kemasan

  • Tidak bernutrisi, sebetulnya tergantung pada bahan makanannya.
  • Mengandung gula, garam, dan lemak trans yang tinggi, jawab gula dan garam itu termasuk bahan untuk mengawetkan artinya memberi kemasan tanpa bahan pengawet yang harus disadari adalah gula dan garam bahan pengawetan.
  • Mengandung kimia buatan, kalo dibandingkan antara makanan yang alami memang lebih baik yang alami, kenapa memang pada setiap makanan kemasan ada namanya bahan tambahan pangan, bahan tambahan pangan itu bisa untuk mengkonsumsi proses bahan makanan menjadi lebih baik atau rasanya lebih menarik, tetapi itu ada batas batasnya tertentu makanya harus lulus dulu dari badan BPOM.
  • Membuat kita semakin gemuk, ingat dalam satu kemasan kadang terdiri dari beberapa sajian dan yang kita baca satu sajiannya bukan satu kemasannya.

Waktu yang tepat mengkonsumsi makanan buah buahan.
Apakah sebelum makan atau sesudah makan, jadi tidak masalah yang terpenting adalah rekondasinya makan buah lima kali dalam satu hari. jenis buahnya apa saja boleh dan yang dihindari makan buah durian karena mengandung gasnya, buah yang semakin matang semakin banyak juga glukosanya.

0 Response to "Baikkah konsumsi makanan enak sehat didalam produk kemasan plastik"

Catat Ulasan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel