Bahayakah konsumsi mie instan setiap hari bagi kesehatan

bahayakah konsumsi mie instan setiap hari bagi kesehatan
Kalo lagi musim hujan pasti suka yang berkuah,gurih dan pedas juga, apakah ini yaitu mie instan. Jadi siapa yang tidak suka mie instan rasa yang lezat mengenyangkan menjadikan mie instan ini makanan favorit setiap orang, bahkan jadi menu wajib di setiap cafe atau tempat tongkrongan anak muda, disajikan berbagai toping dan sayur yang membuat sajian mie terlihat lebih menggoda.

Meski banyak yang menyukai makanan yang satu ini tidak sedikit juga masyarakat yang beranggapan mie instan makanan yang tidak sehat yang kurang baik untuk dikonsumsi karena mengandung beberapa zat yang berbahaya bagi tubuh.

Benar tidak sih mie instan mengandung tinggi pengawet dan ada kandungan lilinnya?
Jadi sebenarnya mie instan yang mengandung lilin adalah hoax berita yang tidak benar, kemudian mie instan
sendiri dilihat dari dalam kandungan nutrisinya dalam satu mie instan dari kalorinya saja bisa mencapai 300 hingga 350 kilo kalori, nah isinya hanya karbohidrat dan lemak, untuk karbohidratnya itu sendiri itu sudah pasti seratnya lebih rendah, ini sumber yang tidak baik untuk karbohidrat kan kita harus memilih karbohidrat yang mengandung serat, kemudian yang kedua minyak dari mie instan ini 60 persennya itu adalah lemak jenuh atau salva jadi lemak jenuh hanya boleh dikonsumsi kira kira kurang dari 7 persen dari kalori total kita sehari.

kalo kita konsumsi mie instan ini dia sudah hampir sampai di limitnya kalo 7 persennya kira kira dari diet kita dari 2 ribu kalori, untuk orang dewasa itu maksimal hanya 12 gram dan 15 gram lemak jenuh, kalo kita hitung dengan takaran sendok teh 5 gram minyak, jadi kalo kita makan bisa satu sendok lebih, jadi kalau
kita makan mie instan satu porsi ini, sudah hampir menghabiskan limit atau batas kita untuk mengkonsumsi
lemak jenuh.

Merebus mie dengan bumbunya menyebabkan kanker, benarkah?
Jadi sebetulnya belum terbukti bahwa mie instan itu bisa menyebabkan kanker, namun kanker sendiri itu faktor resikonya kan banyak banget multi faktorial mulai dari genetik, kebiasaan pola hidup tidak sehat dan polusi juga bisa, penelitian yang benar benar mengkaitkan mie instan dengan kejadian kanker, jadi kalau gitu dirumah yang memiliki anak atau siapalah yang suka mie instan jangan khawatir yah bahwa hoax, belum terbukti menyebabkan kanker karena kanker itu banyak banget faktor penyebabnya.



Makan mie instan pakai nasi dengan nasi agar lebih kenyang?
Jadi fakta kan makan mie instan sama nasi jadi nilai gizinya jadi dobel karbohidrat, karbohidrati itu minimal kalo kita makan perhari itu sekitar 120 sampai 130 gram, kalo dihitung berapa sendok makan itu ada 18 sendok makan dalam sehari penuh.

Kalo ibarat kepalan tangan nasi itu berapa?
Misal kalo diibarat nasi itu mencerminkan kebutuhan porsi kita setiap kali makan sebetulnya, tapi kalau kita bicara tentang porsi itu satu porsinya ada 6 sendok makan tapi tergantung lagi sama ukuran tubuhnya laki apa perempuan karena berbeda, dan aktifitasnya.

Apakah air rebusan mie instan berbahaya?
Nah ini banyak banget yang bilang dan sampai dituker sama air yang baru, jadi sebetulnya sama saja karena
setelah airnya dibuang nanti di kasih bumbu lagi, yang disalah kan itu bukan bumbunya bukan airnya, karena
si bumbunya itu kan tinggi garam, dalam satu paket mie instan itu ada 900 gram natrium malah bisa sampai 1000, nah itu kira kira sudah menghabiskan seper tiga dari batasan kita sehari hari karena batasan kita hanya satu sendok teh garam.

Apakah benar air rebusan pertama mengandung itu malah banyak zat gizinya?
Sebetulnya tidak juga karena mie instan itu adalah karbon olahan, yang kita bilang baik nilai nutrisinya kalau karbohidratnya dalam bentuk holgren, holgren itu dalam bentuk bijian utuh, ada seratnya, vitamin dan mineral, tapi kalo sudah dalam bentuk olahan vitamin mineralnya sudah banyak yang terbuang.

Mie instan mengandung pengawet?
Yang itu sudah pasti tapi seberapa banyak pengawet yang dipakai, sebetulnya untuk bisa menyebabkan berbagai macam masalah, pengawet ini yang ada didalam mie instan dan produk produk lain itu jumlah kecil sekali, dan sudah ada batasan yang diperbolehkan.

Mie instan yang ditaro di sterofom dan ada kuahnya didalam plastik?
Jadi memang sebaiknya setiap kali kita mengkonsumsi yang panas, sebaiknya diletakkan diwadah gelas atau kaca biar lebih aman, kalo di plastikan jadi tidak aman.

Benar tidak sih MSG dari mie instan jauh lebih tinggi dibandingkan makanan lain?
Jadi sebetulnya seberapa kadar MSG nya memang sering kali kalo didalam paket kita tidak lihat berapa sih sebetulnya, tapi dalam setiap makanan yang masuk di indonesia sudah pasti harus di view dulu oleh badan POM, kandungan MSG nya masih diperbolehkan konsumsinya, ternyata MSG ini baru akan menyebabkan kalau disuntikkan.

Sama tidak sih mie instan sama mie yang biasa dibuat kornet atau telor?
Sebetulnya kalo mie telor kita bisa kontrol bumbu bumbunya maksudnya kita bisa menyesuaikan mau seberapa, kalo  dibanting sama mie instan lebih baik mie telor.

Mie basah yang sering dijual dipasaran?
Kalo mie jenis itu kan kebanyakan produksi rumahan, untuk industri rumahan kita tidak tahu isi kandungan
gizinya gimana, jadi kalo memilih mie pilih agen nya kemasan dan kandungan nutrisinya jelas dan sudah melewati badan POM.

Sehatkah makan mie instan secara langsung tidak direbus?
Sebetul mie instan itu sebekumnya sudah dioleh kering dan sudah matang jadi tidak masalah, yang jadi
pertanyaan seberapa konsuksi tidak boleh berlebihan.

Dampak berlebihan mengonsumsi mie instan ditubuh kita.
Mengenai mie instan sendiri, bisa mengakibatkan resiko penyakit jantung dan kelainan metabolisme itu pun itu pun dalam multi factorial bentuk, sbelum pasti kalau di study mengatakan seperti itu,kemudian yang kedua ada isue yang harus kita tekankan mengenai karbohidrat, resiko terhadap metabolisme, dan garam itu terkait dengan resiko dengan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

0 Response to "Bahayakah konsumsi mie instan setiap hari bagi kesehatan"

Catat Ulasan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel